Vaksinasi Anjing: Panduan Jelas tentang Apa yang Dibutuhkan dan Kapan Anjing Anda

Vaksinasi adalah salah satu contoh paling jelas dari satu ons pencegahan yang bernilai satu pon penyembuhan dalam kepemilikan anjing. Penyakit-penyakit yang dicegah oleh vaksin – parvovirus, distemper, rabies, dan banyak lagi – sangat berbahaya dan sulit untuk diobati jika sudah menyerang, namun sebagian besar dapat dicegah dengan jadwal yang jelas. Dapat dimengerti bahwa pemilik baru memiliki banyak pertanyaan tentang apa yang dibutuhkan anjing mereka dan kapan. Ini adalah panduan bahasa sederhana untuk panduan umum; dokter hewan Anda menetapkan jadwal sebenarnya untuk masing-masing anjing Anda, tetapi mengetahui lanskap membantu Anda mengajukan pertanyaan yang tepat dan tetap mengikuti perkembangannya. Sederhana buku catatan kesehatan hewan peliharaan untuk mencatat tanggal membuat tetap terkini lebih mudah.
Vaksin inti vs. vaksin opsional
Vaksin secara garis besar terbagi dalam dua kelompok. Vaksin inti pada dasarnya direkomendasikan untuk semua anjing karena penyakitnya tersebar luas, parah, atau berisiko bagi manusia — termasuk parvovirus, distemper, dan rabies. Vaksin opsional (non-inti). diberikan berdasarkan risiko dan gaya hidup anjing yang spesifik - bordetella (batuk kennel) dan penyakit Lyme, misalnya, bersifat opsional dan paling masuk akal untuk anjing yang tinggal di rumah, bersekolah di tempat penitipan anak, atau tinggal di tempat yang banyak terdapat kutu. Dokter hewan Anda mempertimbangkan paparan anjing Anda untuk memutuskan mana yang opsional yang layak diberikan.
Waktu anak anjing dan antibodi ibu
Pertanyaan yang sering muncul: apakah anak anjing harus divaksinasi pada minggu pertama kehidupannya? Tidak. Anak anjing yang masih sangat kecil membawa antibodi ibu yang diturunkan dari induknya, dan vaksinasi yang terlalu dini malah mengganggu antibodi tersebut, bukannya membangun kekebalan anak anjing itu sendiri. Itu sebabnya vaksin inti anak anjing tidak diberikan dalam beberapa minggu pertama. Jika anak anjing kecil berisiko sebelum jadwal normal, dokter hewan memiliki alat khusus (seperti vaksin campak atau vaksin parvo virus yang dimatikan) untuk mengatasi kesenjangan tersebut - tetapi vaksin parvovirus standar tidak digunakan pada minggu pertama karena alasan ini.
Vaksinasi pada anak anjing diberikan secara berseri, bukan dalam satu suntikan, karena kekebalan terbentuk dalam beberapa putaran seiring dengan memudarnya antibodi ibu. Vaksinasi Leptospirosis, misalnya, biasanya dimulai sekitar enam hingga delapan minggu, diulangi pada sepuluh hingga dua belas minggu, dan diulangi lagi pada tiga belas hingga enam belas minggu. Dokter hewan Anda akan memberikan seri yang tepat untuk anak anjing Anda.

Rabies: hal yang tidak bisa dinegosiasikan
Vaksinasi rabies adalah suatu keharusan – ini adalah penyakit yang fatal dan berisiko bagi kesehatan manusia, dan diwajibkan secara hukum di banyak tempat. Vaksin ini biasanya pertama kali diberikan pada usia sekitar tiga belas hingga lima belas minggu, ditingkatkan pada usia sekitar lima belas bulan, dan kemudian diulang setiap tiga tahun (interval waktu pastinya bergantung pada undang-undang setempat dan vaksin yang digunakan). Simpan sertifikat rabies anjing Anda di tempat yang aman; Anda akan membutuhkannya untuk perizinan, perjalanan, asrama, dan perawatan.
Pertanyaan umum lainnya
Bisakah anjing hamil divaksinasi? Ya — memvaksinasi anjing hamil terhadap penyakit virus dua hingga tiga minggu sebelum melahirkan membantu meningkatkan antibodi ibu yang diteruskannya kepada anak-anaknya, sehingga memberikan perlindungan dini pada anjing tersebut. Apakah anjing saya memerlukan vaksinasi distemper? Ya — distemper anjing lazim terjadi di sebagian besar wilayah dan merupakan vaksin inti. Bagaimana cara melacak semuanya? Catat setiap vaksin dan tanggal jatuh temponya, atur pengingat, dan bawa catatan pada setiap kunjungan dokter hewan.
Setelah tembakan
Rasa pegal ringan atau hari tenang setelah vaksinasi adalah hal yang wajar. Berikan anjing Anda kenyamanan tempat tidur anjing untuk beristirahat dan mengawasinya - reaksi serius jarang terjadi tetapi, seperti halnya obat apa pun, apa pun selain kelesuan ringan (pembengkakan wajah, muntah, kesulitan bernapas) memerlukan panggilan segera ke dokter hewan. Ketidaknyamanan yang kecil dan singkat dari suatu vaksin tidak berarti apa-apa terhadap penyakit yang dapat dicegahnya.

Apa yang akan saya lewati
Jangan memvaksinasi anak anjing yang baru lahir dengan jadwal DIY — waktu seputar antibodi ibu itu penting, dan dokter hewan Anda yang mengaturnya. Jangan menganggap vaksin opsional sebagai vaksin wajib atau vaksin inti sebagai vaksin opsional; kategori ada karena suatu alasan. Jangan biarkan booster rabies habis masa berlakunya, karena ini merupakan masalah hukum dan keamanan. Dan jangan lewatkan pencatatan tertulis – riwayat vaksin yang hilang berarti mengulangi suntikan jika tidak perlu.
Jawaban yang jujur
Vaksinasi anjing memiliki kerangka kerja yang jelas: vaksin inti (parvo, distemper, rabies) untuk setiap anjing, vaksin opsional berdasarkan gaya hidup anjing Anda, rangkaian anak anjing yang tepat waktu dan berhasil dengan antibodi ibu, bukan melawan antibodi tersebut, dan rabies terus terjadi seumur hidup. Biarkan dokter hewan Anda menentukan jadwal yang tepat, membuat catatan yang baik, dan Anda melindungi anjing Anda dari penyakit yang jauh lebih sulit disembuhkan daripada dicegah.
Siap berbelanja? Bandingkan tempat tidur anjing di seluruh toko →




